ini dia pertanyaan interview kerja dan jawabanya yang wajib kalian ketahui
salam sejahtera buat kita semua
postingan ini saya buat berdasarkan permintaan sekian banyak teman yang sering konsultasi kepada saya mayoritas selalu mengenai pertanyaan seperti apa sih yang biasanya ditanyakan pihak perusahaan saat interview kerja?. kebetulan memang saya bekerja dibidang Human Resource Development atau yang keren orang bilang HRD.
jawaban anda saat interview dilontarkan memang hal yang sangat vital dan sangat berpengaruh besar untuk pertimbangan diterima atau tidaknya kalian disuatu perusahaan. saya memang bekerja dibagian HRD tapi untuk hal ini saya bukan orang yang paling berpengalaman makanya sebelum saya buat tulisan ini saya mencoba cari dari beberapa sumber mengenai hal-hal tanya jawab saat interview, dan postingan yang saya muat kali ini adalah yang menurut saya paling oke, monggo silahkan di simak, semoga bermanfaat
postingan ini saya buat berdasarkan permintaan sekian banyak teman yang sering konsultasi kepada saya mayoritas selalu mengenai pertanyaan seperti apa sih yang biasanya ditanyakan pihak perusahaan saat interview kerja?. kebetulan memang saya bekerja dibidang Human Resource Development atau yang keren orang bilang HRD.
jawaban anda saat interview dilontarkan memang hal yang sangat vital dan sangat berpengaruh besar untuk pertimbangan diterima atau tidaknya kalian disuatu perusahaan. saya memang bekerja dibagian HRD tapi untuk hal ini saya bukan orang yang paling berpengalaman makanya sebelum saya buat tulisan ini saya mencoba cari dari beberapa sumber mengenai hal-hal tanya jawab saat interview, dan postingan yang saya muat kali ini adalah yang menurut saya paling oke, monggo silahkan di simak, semoga bermanfaat
Untuk
mendapatkan sebuah pekerjaan, seorang pelamar memang umumnya diharuskan
melewati beberapa tahapan yang menjadi syarat oleh perusahaan. Salah
satu tahapan yang harus dilewati oleh seorang pekerja adalah wawancara
(interview). Perusahaan memang tak mau rugi dengan setiap apa yang
dilakukannya, termasuk pada hal rekrutmen ini. Maka dalam mencapai
tujuannya mendapatkan keuntungan dari proses rekrutmen ini, perusahaan
yang diwakili pihak HRD (Human Resource Development) akan memberikan
sejumlah prosedur atau tahapan kepada para pelamar kerja. Prosedur yang
salah satunya berupa tes dan wawancara ini dilakukan agar perusahaan tak
salah merekrut atau memilih orang untuk dijadikan pegawai.
Pada
proses wawancara ini, seorang pelamar kerja akan mendapatkan sejumlah
pertanyaan dari pihak HRD yang harus dijawab dengan baik. Untuk Anda
yang memang akan menjalani proses interview ini, maka Anda harus
memahami dengan baik beberapa pertanyaan yang sering dimunculkan oleh
para pewawancara dari pihak HRD ini. Lalu apa saja pertanyaan yang
seringkali diajukan oleh pewawancara ini? Berikut ulasannya.
Pertanyaan 1: “Tolong jelaskan tentang diri Anda?”
Jelaskan Singkat Mengenai Diri Anda via theartofcharm.com
Pertanyaan
pertama yang sering diajukan oleh pewawancara dari pihak HRD adalah,
“tolong jelaskan tentang diri Anda?” Jika Anda mendapatkan pertanyaan
seperti ini, maka Anda harus bisa menjawabnya dengan ringkas dan pada
intinya. Jelaskan tentang apa yang bisa Anda tawarkan dari diri Anda.
Pada pertanyaan yang satu ini, si pewawancara ingin mengetahui berapa
lama pengalaman Anda, jenis perusahaan, dan hal yang pernah dikerjakan
di perusahaan lama. Jangan lupa juga untuk bisa menghubungkan pekerjaan
Anda di perusahaan lama Anda dengan passion atau kesukaan dan
hobi yang sesuai dengan pekerjaan tersebut. Dari jawaban ini, HRD
biasanya akan mampu mengetahui pengetahuan Anda, watak kepribadian dan
kemampuan Anda.
Contoh jawaban yang baik dari pertanyaan ini adalah:"saya
pernah bekerja di bidang social media marketing selama 2 tahun. Dalam
pekerjaan terakhir, saya memimpin divisi ini dengan tim sebanyak 4
orang. Saya sendiri memiliki kemampuan komunikasi pemasaran digital yang
sangat baik dan kemampuan antarpersonal, dan itulah yang memungkinkan
saya bekerja dibidang social media marketing ini. Saya sendiri memiliki
latar belakang di beberapa perusahaan besar dan kecil. Selain komunikasi
pemasaran digital juga memiliki wawasan dibidang media sosial yang up
to date."
Pertanyaan 2: “Mengapa Anda meninggalkan/berniat meninggalkan pekerjaan terakhir Anda?”
Pertanyaan
diatas memang sangat membingungkan bagi kebanyakan pelamar kerja. Jika
Anda mendapatkan pertanyaan ini maka Anda harus menjawabnya dengan nada
yang mantap, tanpa keraguan dan yang paling penting tanpa kebohongan.
Jadi jika Anda memang mendapati perusahaan lama yang kurang menghargai
pekerjaan Anda maka katakan saja demikian. Namun dalam kasus ini jangan
memojokkan satu pihak dengan menyalahkan mereka dan seolah-olah Anda
yang paling benar.
Contoh jawaban yang baik dari pertanyaan dengan kasus sebelumnya adalah:
"perusahaan memang telah banyak berubah dari saat saya memulai bekerja pada hari pertama. Perubahan yang memang membuat posisi saya semakin sulit ini dan membuat saya tidak bisa mengembangkan diri akhirnya membuat saya harus mau tak mau memutuskan untuk keluar, sebuah keputusan yang tidak terpikirkan sebelumnya."
"perusahaan memang telah banyak berubah dari saat saya memulai bekerja pada hari pertama. Perubahan yang memang membuat posisi saya semakin sulit ini dan membuat saya tidak bisa mengembangkan diri akhirnya membuat saya harus mau tak mau memutuskan untuk keluar, sebuah keputusan yang tidak terpikirkan sebelumnya."
Pertanyaan 3: “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?”
Jawab Setiap Pertanyaan dengan Bijak via careersweetener.com
Hati-hati
dengan pertanyaan yang satu ini, karena pertanyaan ini sangat menjebak.
Bila Anda mendapatkan pertanyaan ini Anda mau harus bisa menjawabnya
dengan bijak. Jangan hanya berorientasi uang besar saja saat Anda
bekerja di sebuah perusahaan. Meski manusia memang memiliki kewajaran
jika mencari uang, namun Anda harus menyatakan hal ini secara impilisit
(sugestif). Anda memang harus jujur, dan apabila Anda memang tertarik
dengan gaji dari perusahaan tersebut, katakan saja bahwa Anda ingin bisa
lebih produktif lagi dan ingin menyongsong masa depan yang lebih cerah
lagi.
Tentu
jawaban di atas adalah sebuah contoh. Anda tak harus ikut dengan
jawaban itu, karena masing-masing orang memiliki alasan dan pandangan
yang berbeda-beda terhadap sebuah perusahaan yang dilamarnya. Bisa saja
seorang pelamar melamar pekerjaan di sebuah perusahaan karena adanya
budaya kerja yang baik. Ada juga orang yang melamar karena ia suka
dengan pemimpinnya dan manajemennya, dan alasan-alasan yang lainnya.
Maka jawablah pertanyaan tersebut diatas dengan jujur, bijak dan yang
terpenting bisa membuat Anda lebih nampak produktif.
Pertanyaan 4: "Kenapa kami harus mempekerjakan Anda?"
Pertanyaan
ini juga menjebak. Anda harus hati-hati dengan pertanyaan yang ini
juga. Umumnya pelamar akan menjawab dengan kelebihan dan kemampuan yang
dimilikinya. Bahan terkadang tak jarang ada beberapa pelamar yang
melebih-lebihkan skill dan kemampuan yang dimilikinya dihadapan
pewawancara. Anda memang sah-sah saja menyatakan kelebihan, kemampuan
dan prestasi Anda dihadapan HRD. Tapi satu hal yang perlu Anda ingat
Anda tidak boleh terlalu over (berlebihan). Kenapa? Hal ini dikarenakan
tim HRD yang biasanya didominasi oleh orang-orang dari jurusan psikologi
sangat mengetahui karakter seseorang jika ia menyatakan sesuatu yang
over. Satu hal lagi yang perlu diwaspadai dan bisa menjadi bumerang buat
para pelamar adalah menyatakan kelebihannya dengan merendahkan
kemampuan orang lain. Jika hal ini Anda lakukan bersiaplah untuk dicoret
dan melenggang dengan sebuah penolakan.
Pertanyaan 5: “Apa keunggulan Anda?”
Perhatikan Pertanyaan Menjebak via thebusinesswomanmedia.com
Berikutnya,
pertanyaan yang seringkali dilontarkan para pewawancara adalah tentang
keunggulan yang dimiiki para pelamar. Untuk menjawab pertanyaan ini
dibutuhkan sebuah kejujuran dan kesesuaian dengan posisi yang dilamar.
Jangan sampai menyampaikan kelebihan dan kemampuan Anda yang tidak
sesuai dengan posisi yang Anda lamar karena Anda akan dianggap kurang
teliti dan tidak memperhatikan posisi yang dilamar. Lebih dari itu Anda
harus menyampaikan keahlian dan keunggulan yang Anda miliki dengan yakin
dan memang dibutuhkan oleh perusahaan. Satu hal lagi jangan berlebihan
dalam menyampaikan hal ini.
Pertanyaan 6: “Apa kelemahan terbesar Anda?”
Setelah
keunggulan, biasanya HRD akan berlanjut menanyakan kelemahan yang
dimiliki pelamar. Untuk menjawab hal ini umumnya para pelamar mengalami
banyak kesulitan. Kesulitan ini memang sangat mungkin terjadi karena
saat para pelamar diajukan pertanyaan ini mereka merasa dipososi seperti
makan buah simalakama (serba salah). Para pelamar ini menganggap jika
Mereka mengungkapkan banyak kelemahan, maka mereka bisa tidak lolos atau
gagal dalam wawancara. Namun ternyata ada satu teknik untuk bisa
menjawab pertanyaan ini. Setiap manusia memang pastinya memiliki
kelemahan, namun Anda bisa menggunakan teknik pemilihan kelemahan untuk
menjadikannya sebagai kelebihan. Bagaimana caranya? Pilih saja kelemahan
seperti saya terlalu tidak sabaran untuk cepat menyelesaikan pekerjaan
atau saya mudah marah kepada diri saya ketika saya tidak menyelesaikan
dengan baik, dan lain sebagainya.
Pertanyaan 7: “Apa yang Anda ketahui dari perusahaan ini?”
Pelajari Mengenai Perusahaan yang Akan Dilamar via yimg.com
Sebelum
pergi untuk interview (wawancara), seorang pelamar memang dianjurkan
bahkan diharuskan menggali informasi sebanyak mungkin tentang perusahaan
yang akan Anda lamar. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan Anda akan
memiliki kemungkinan besar mendapatkan pertanyaan yang menanyakan
perusahaan yang Anda lamar. Jika Anda menjawabnya dengan baik maka Anda
pandang sebagai orang yang peduli dan serius terhadap lowongan dan
perusahaan. Namun jika Anda tidak bisa menjawab, maka Anda akan
dianggap sebagai orang yang tidak serius terhadap perusahaan yang akan
menjadi tempat ia bekerja.
Pertanyaan 8: “Apakah Anda ada pertanyaan untuk saya?”
Terakhir,
pertanyaan yang sering diajukan oleh pewawancara dari tim HRD adalah
“Apakah Anda ada pertanyaan untuk saya?” Pernyataan ini biasanya
dilontarkan pewawancara di akhir interview. Lalu bagaimana menjawabnya
pertanyaan ini dengan baik? Seorang pelamar memang memiliki dua pilihan
dari pertanyaan ini, yaitu memberikan pertanyaan atau tidak. Dalam kasus
ini Anda sebaiknya memilih untuk mengajukan pertanyaan. Mengapa
demikian? Hal ini disebabkan dengan bertanya Anda mendapatkan nilai
lebih karena Anda dianggap memiliki antusias terhadap interview,
lowongan, atau posisi dan perusahaan. Ajukan pertanyaan seperti
bagaimana deskripsi pekerjaan yang nantinya harus dijalani atau apa saja
budaya kerja di perusahaan, dan lain sebagainya.
Selamat Mencoba
Demikianlah
informasi mengenai beberapa pertanyaan yang sering muncul pada
interview kerja beserta jawaban yang tepat dan sesuai. Maka dari itu
untuk Anda yang akan merencanakan menjalankan proses interview ada
baiknya Anda memperhatikan dan memahami beberapa pertanyaan yang ada
diatas agar proses interview Anda sukses dan Anda diterima bekerja di
perusahaan yang Anda inginkan.
Sumber:
How To Claim a 1xbet korean Bet Code 2021 - Legalbet
ReplyDeleteBetting on sports in South Korea is also popular, so you have to 인카지노 understand the betting limits. There are some 1xbet korean very similar betting lines 카지노사이트 at